Friday, April 28, 2017

What is Datacenter ?



. Pengertian Datacenter
Datacenter (Pusat data) adalah fasilitas yang digunakan untuk sistem komputer rumah dan komponen terkait, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan. Ini umumnya mencakup pasokan listrik yang berlebihan atau cadangan, koneksi komunikasi data yang berlebihan, kontrol lingkungan (misalnya AC, pemadaman kebakaran) dan berbagai perangkat keamanan. Pusat data yang besar adalah operasi skala industri yang menggunakan listrik sebanyak kota kecil.
Read More

Thursday, April 27, 2017

Mengenal Macam - macam Database!

Assalamu'alaikum wr. wb.

Hai? Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang macam - macam database.




A. Pengertian Database

Database merupakan kumpulan data yang terorganisir. Ini adalah kumpulan skema, tabel, kueri, laporan, pandangan, dan objek lainnya. Data biasanya disusun untuk memodelkan aspek realitas dengan cara yang mendukung proses yang memerlukan informasi, seperti pemodelan ketersediaan kamar di hotel dengan cara yang mendukung pencarian hotel dengan lowongan.
Sistem Manajemen Basis Data (DBMS)  adalah aplikasi perangkat lunak komputer yang berinteraksi dengan pengguna, aplikasi lain, dan database itu sendiri untuk menangkap dan menganalisa data. Tujuan umum DBMS dirancang untuk memungkinkan definisi, pembuatan, query, update, dan administrasi database.
DBMS yang terkenal meliputi MySQL, PostgreSQL, MongoDB, MariaDB, Microsoft SQL Server, Oracle, Sybase, SAP HANA  MemSQL dan IBM DB2.
B. Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan zaman dan juga teknologi pada masa sekarang ini, serta penggunaan database yang juga semakin banyak digunakan pada berbagai bidang. Database sendiri juga muncul dengan versi - versinya yang bermacam - macam.
C. Maksud dan tujuan
  • Agar lebih memudahkan para pengguna database untuk mencari referensi.
  • Agar kita dapat mengetahui lebih tentang macam - macam database.
D. Pembahasan

Berikut ini macam - macam database :


1. Oracle


Oracle yaitu Relational Database Management System (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif, dan terintegrasi.
Vendor : Oracle Coorporation
Digunakan untuk pengaksesan data yang dilakukan secara online.
Dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah.

Kelebihan :

a. Banyak fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar.
b. Dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan.
c. DBMS yang rumit dan dulit dipelajari.

Kekurangan :

a. DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia. Penggunaannya memakan banyak biaya, mulai dari device sampai diperlukannya DBA yang handal.


2. MySQL

Multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.
MySQL AB gratis, dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi ada juga MySQL yang berbayar.
Kelebihan :
a. Freeb. Stabil dan tangguh
c. Fleksibel dengan berbagai pemrograman
d. Security yang baik
e. Dukungan dari banyak komunitas
f. Kemudahan management database
g. Mendukung transaksi
h. Perkembangan software cukup cepat
Kekurangan:
a. Kurang mendukung koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti VB, Delphi, dan Foxpro dikarenakan koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program visual tersebut.
b. Data yang ditangani belum begitu besar.
c. Lambat untuk query yang kompleks seperti LEFT JOIN yang banyak, dan penggunaan SubQuery.
d. Belum mendukung Windowing Function
3. Ms. Acces
Ms. Access adalah Database Storage Engine buatan Microsoft, merupakan bagian dari Microsoft Office.
Kelebihan:
–    Mudah dipelajari dan digunakan.
–    Kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman SQL. Pengguna dapat mencampur dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek.
Kekurangan :
–    Instalasinya membutuhkan ruang yang cukup besar di hard disk.
–    Hanya bisa dijalankan di sistem operasi Windows.
–    Kapasitas data sangat terbatas sehingga hanya cocok jika diaplikasikan untuk small system atau home bisnis.
–    Keamanan tidak begitu bisa dihandalkan walaupun sudah mengenal konsep relationship.
–    Kurang bagus jika diakses melalui jaringan sehingga aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis data yang bersifat klien atau server.

4. Microsoft SQL server

Keluaran dari Microsoft seperti halnya Microsof Accesss.
Bahasa query utama yang digunakan adalah varian dari ANSI SQL yang disebut sebagai T-SQL (Transact-SQL). Bahasa ini membolehkan user untuk membuat stored procedure sehingga meningkatkan efisiensi akses dengan basis data.
Kelebihan:
• Cocok untuk perusahaan dengan skala kecil, menengah, dan besar sehingga mampu untuk mengolah data dengan jumlah yang besar.
• Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
• Untuk diterapkan pada pembangunan suatu program aplikasi, akan mudah dalam melakukan koneksi dengan computer client yang pembangunan aplikasinya menggunakan software yang sama platform dengan MS-SQL, misalnya Microsoft Visual Basic.
• Memiliki tingkat pengamanan data yang baik.
• Memiliki kemampuan back-up data, rollback data, dan recovery data.
• Memiliki kemampuan membuat database mirroring dan clustering.
Kekurangan :
•    Hanya dapat diimpelementasikan pada 1 unit server, jika terdapat tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai pasif / standby server (tidak memiliki kemampuan Technology Cluster Server seperti halnya pada DMBS Oracle).
•    Hanya bisa berjalan pada satu platform system operasi yaitu Microsoft Windows.
•    Merupakan software berlisensi dan berharga mahal untuk perusahaan skala kecil dan menengah
5. IBM DB2

Produk Sistem Manajemen Hubungan Database dari IBM atau sekarang yang populer disebut Data Server.
Disebut juga sebagai DB2 Enterprise Server Edition atau top of the line DB2 Data Warehouse Edition (DB2 DWE) yang berjalan pada Unix, Windows dan Linux Server.
Kelebihan:
1.    Memiliki fitur mengurangi ruang penyimpanan yang diperlukan sampai dengan 50 persen.
2.    Waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan informasi ini telah dikurangi dari hitungan bulan sampai hanya hitungan jam atau menit.
Kekurangan:
1. Platform specified
2. Tidak bisa download langsung dari IBM
3. Kecepatanya masih kalah dibanding MySQL dan Oracle
6. dBase

DBMS yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu.
Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. Kepemilikan dBASE akhirnya dijual ke Borland pada 1991 dan pada 1999 Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc.
Dasar file format dBASE, yang dikenal sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur.
7. Visual Foxpro

Awalnya FoxPro, lalu berkembang menjadi Visul FoxPro pada tahun 1995. Kemampuan pemrogrman prosural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Dengan adanya Visual Studio, FoxPro menjadi anggotanya. Sasaran utama Visual Studio adalah menyediakan alat bantu pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi tuntutan zaman.
Kelebihan :
–    Model data yang digunakan adalah model relasional yang merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah dipahami oleh pengguna dan paling populer.
(Model ini menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua, yang disebut relasi atau table, dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut. Relasi dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kesia-siaan data dan mengunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.)
•  Simpel
•   Fitur lengkap
•  Punya database sendiri yaitu DBF
•   Akses ke database internal mudah
•   OOP murni sejak versi 6.0
•  Dinamis
•   Akses ke library eksternal mudah
•   Sederhana
•   Tidak memerlukan spesifikasi hardware yang tinggi
Kekurangan :
•  Tidak tersedia tipe data pointer
•  Pembuatan report dan menu-designer belum mengimplementasikan OOP.
8. Postgre SQL

Selama ini banyak memberikan keuntungan yang lebih terhadap para perusahaan atau kegiatan bisnis dibanding DBMS lainnya.
Kelebihan :
–    Dengan menggunakan PostgreSQL, tidak ada seorangpun dapat menuntut untuk pelanggaran terhadap perjanjian lisensi, sebagaimana tidak ada biaya lisensi yang diasosiasikan (digabungkan) untuk software. Hal ini menyebabkan PostgreSQL memberikan keuntungan tambahan, antara lain: bisnis menjadi lebih profitable dengan skala penyebaran yang luas. tidak ada kemungkinan diperiksa untuk pemenuhan lisensi, fleksibel untuk menjalankan konsep penelitian dan trial deployment tanpa memerlukan biaya lisensi tambahan.
–    Menghemat biaya staffing karena telah didesain dan dibuat sedemikian rupa untuk mempunyai tingkat pemeliharaan dan kebutuhan yang lebih rendah.
–    Terpercaya dan stabil. (banyak perusahaan yang melaporkan bahwa PostgreSQL tidak pernah, bahkan sekalipun, mengalami crashed pada saat melakukan operasi dengan tingkat aktivitas yang tinggi)
–    Extensible, artinya tidak memerlukan biaya untuk perluasan. Menggunakan penyimpanan data dengan banyak baris (multiple rows) yang dinamakan MVCC. Hal ini dimaksudkan agar PostgreSQL sangat responsif pada high volume environments.
–    Kaya akan fitur.
Kekurangan :
–    Kurang populer.
–    Kurang cocok bekerja di lingkungan web jika dibandingkan dengan MySQL.
–    Kurang fokus dalam hal kelangsingan dan kecepatan.
–    Arsitektur dengan multiprose sulit diterapkan ke Windows, sebab Windows sangat thread-oriented. Saat ini bisa dijalankan di Windows, tapi melalui lapisan emulasi Cygwin.
–    Kurang unggul dalam hal ketersediaan fungsi built-in.
–    Replikasi di PostgreSQL belum disertakan dalam distribusi standarnya yang terbatas hanya bisa melakukan penambahan kolom, penggantian nama kolom, dan penggantian nama tabel.

9. Clipper

Lebih ditujukan untuk pengolahan data.
Mulai dikenal sekitar tahun 80-an sampai 90-an. Clipper dimasukan ke dalam kelompok Xbase.
Kelebihan :
• Tidak memerlukan perangkat keras yang tinggi
• Tidak berbentuk grafis, sehingga memudahkan dalam pencetakan melalui printer.
• Mudah dalam pemasukan data
Kekurangan :
• Tidak menerapakan konsep basis data secara penuh(relasi antar file tidak didukung oleh manajemen clipper tetapi harus dilakukan oleh programmer)
• Tidak mendukung aplikasi internet
• Segala sesuatu dikerjakan oleh programmer (tidak ada generate code secara otomatis oleh system)
–    Strukur program Clipper tidak beraturan, hal ini dipandang sebagai kekurangan tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pemrogram sebagai kelebihan.
10. Firebird

Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix.
Firebird ini diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.
Vendor dari firebird adalah Official mozilla firefox builds.
Kelebihan :
– Memiliki user base kecil namun aktif
–    Merupakan DBMS yang relatif matang untuk digunakan, dan tujuannya menetapkan peletakan kembali Oracle dan SQL server dalam aplikasi komersil,
Firebird memiliki user-base yang loyakl, dan merupakan produk bagus untuk bekerja dengannya, dan jika ia dapat meningkatkan kecepatan development-nya, seperti juga meningkatkan marketing-nya, akan menjadi pesaing yang kuat.
Kekurangan :
– Kekurangan yang paling nyata waktu itu adalah replication engine (walaupun Firebird memiliki fitur lanjutan, yang menjaga identical copy dari live database). Ada proyek yang terjadi, banyak yang komersil, namun Open Source-nya sendiri terlihat tidak matang, atau terintegrasi ke dalam Firebird code utama. Firebird development relatif lambat.
E. Kesimpulan
Lebih baik jika kita mengetahui berbagai macamnya, tidak hanya yang kita pelajari saja. 
F. Referensi
https://sharetulisan.wordpress.com/2014/10/14/macam-macam-database/

Sekian postingan dari saya hari ini. Semoga Bermanfaat. Terima kasih ! 
Read More

Wednesday, April 26, 2017

Securing Mikrotik with Port Knocking

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tentang port knocking di mikrotik.


A. Pengertian Port Knocking
Port Knocking adalah metode membuka port secara eksternal pada firewall dengan membuat percobaan koneksi pada satu set port tertutup yang telah ditentukan sebelumnya. Setelah urutan upaya koneksi yang benar diterima, peraturan firewall dimodifikasi secara dinamis untuk memungkinkan host yang mengirim koneksi mencoba untuk terhubung melalui port tertentu. Sebuah varian yang disebut otorisasi paket tunggal ada, di mana hanya satu "ketukan" yang dibutuhkan, yang terdiri dari paket terenkripsi.
B. Latar Belakang
Dewasa ini, banyak terjadi attack pada jaringan - jaringan yang memiliki informasi penting yang dilakukan oleh orang - orang yang tidak bertanggungjawab. Nah, menurut saya port knocking ini nantinya bisa menjadi salah satu antisipasi dan penanganannya.
C. Maksud dan Tujuan
  • Tujuan utama pengetatan port adalah mencegah penyerang memindai sistem agar layanan berpotensi dieksploitasi dengan melakukan pemindaian port, karena kecuali penyerang mengirimkan urutan ketukan yang benar, port yang dilindungi akan tampak tertutup.
  • Agar kita dapat mempraktekkan port knocking pada jaringan kita.
  • Dapat lebih tahu tentang port knocking di mikrotik.
D. Alat dan bahan
  • Laptop
  • Jaringan internet
  • Mikrotik
E. Waktu
Kurang lebih 15menit.
F. Pelaksanaan

1. Pertama, masuk winbox dulu.
2. Lalu masuk ke IP>Firewall.


3. Kemudian, pada tab General isikan
Chain : input
Protocol : icmp


4. Selanjutnya, pindah ke tab Action
Action : addr scr to address list
Address list : icmp
Timeout : 00:01:00 (Sesuai yang kita inginkan)


5. Setelah itu, apply lalu OK.
6. Jika sudah tambahkan lagi pada tab General isikan.
Chain : input
Protocol : tcp
Dst. Port: 22, 8291 (port ssh, winbox)


7. Lalu pada tab Advanced,


8. Kemudian, di tab Action isikan Drop.


9. Selanjutnya, kita coba masuk melalui winbox. Jika muncul tampilan seperti di bawah ini, maka harus melakukan ping terlebih dahulu.


10. Lalu coba ping IP mikrotik di terminal. Harusnya TTL. 
11. Terakhir, login lagi melalui winbox..

G. Kesimpulan
Dengan menggunakan port knocking ini, kita dapat lebih mengamankan mikrotik kita.
H. Referensi
http://itnetworkingindonesia.blogspot.co.id/2017/04/mengmankan-mikrotik-menggunakan-port_19.html

Mungkin itu dulu yang bisa saya share. Semoga bermanfaat. Terima Kasih ! 
Read More

Tuesday, April 25, 2017

Lebih Dekat dengan MySQL!

Assalamu'alaikum wr. wb.

Apa kabar? Kali ini saya ingin membagikan tentang MySQL!


A. Pengertian MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

B. Latar Belakang
MySQL selalu digunakan dalam penerapannya yang berkaitan dalam database.
C. Maksud dan tujuan
Agar  kita dapat lebih explore tentang MySQL.
D. Pembahasan
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
  3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. 'Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IPUnix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

Kelebihan

  1. Berlisensi GPL dan Multi Platform.
  2. Dapat diintegrasikan dengan beberapa bahasa Pemrograman seperti .Net, Java, Python, Perl yang merupakan bahasa pemrograman yang paling dominan di kalangan programmer.
  3. Mendukung ODBC untuk sistem operasi Windows sehingga bisa digunakan aplikasi yang berjalan diwindows.
  4. Bisa dijalankan pada spesifikasi hardware yang rendah karena lebih hemat resource memory (dibandingkan database lain) sehingga mudah digunakan untuk bahan pembelajaran.
  5. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari 20 bahasa meskipun bahasa indonesia belum termasuk didalamnya.

Kekurangan

  1. Banyak mengklaim kurang support terhadap pemrograman Visual/Desktop, sehingga sedikit yang menggunakan untuk aplikasi visual.
  2. Karena berlisensi GPL sehingga sulit mendapatkan update untuk problem yang urgent, sehingga perusahaan skala menengah keatas lebih memilih RDBMS berlisensi dan disupport seperti Oracle dan MS SQL Server.
  3. Sangat diragukan dalam menangani data skala besar, karena ada beberapa opini yang pro dan kontra terhadap kemampuan MySQL terhadap pengolahan data yang besar.

MySQL sangat populer dalam aplikasi web seperti MediaWiki (perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis data dalam LAMP. Popularitas sebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehingga seringkali disebut sebagai Dynamic Duo.

E. Kesimpulan
MySQL sangat bermanfaat pada sistem database dan penerapannya pada berbagai bidang.
F. Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/MySQL

Sekian dari saya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih ! 
Read More

Social Profiles

Facebook Instagram Email

Translate

Total Pageviews

Followers

My Info

SMK NEGERI PRINGSURAT
LEARN for yesterday => LIVE for today => HOPE for tomorrow !

Blog Archive

Popular Posts

Copyright © VINA'S - NOTES | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com